WANITA
SOLEHA
Wanita
yang didunianya solehah akan menjadi cahaya bagi keluarganya, melahirkan
keturunan yang baik dan jika wafat di akhirat akan menjadi bidadari. Hikam:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan
pandangannya dan memelihara faraz-nya. Yang demikian itu lebih suci bagi
mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah
kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan
memelihara faraz-nya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang
biasa nampak daripadanya. Rosulullah saw bersabda: "Dunia ini adalah
perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah." (HR.
Muslim) Wanita solehah merupakan penentram batin, menjadi penguat semangat
berjuang suami, semangat ibadah suami. Suami yakin tidak akan dikhianati, kalau
ditatap benar-benar menyejukkan qolbu, kalau berbicara tutur katanya
menentramkan batin, tidak ada keraguan terhadap sikapnya. Pada prinsipnya
wanita solehah adalah wanita yang taat pada Allah, taat pada Rasul.
Kecantikannya tidak menjadikan fitnah pada orang lain. Kalau wanita muda dari
awal menjaga dirinya, selain dirinya akan terjaga, juga kehormatan dan
kemuliaan akan terjaga pula, dan dirinya akan lebih dicintai Allah karena orang
yang muda yang taat lebih dicintai Allah daripada orang tua yang taat. Dan,
Insyaallah nanti oleh Allah akan diberi pendamping yang baik. Agar wanita
solehah selalu konsisten yaitu dengan istiqomah menimba ilmu dari alam dan
lingkungan di sekitarnya dan mengamalkan ilmu yang ada. Wanita yang solehah juga
dapat berbakti terhadap suami dan bangsanya dan wanita yang solehah selalu
belajar. Tiada hari tanpa belajar. –
Keistimewaan Wanita
Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW
bersabda, ''Berwasiat baiklah kamu terhadap wanita, karena wanita itu diciptakan
dari tulang rusuk yang bengkok. Maka, kalau kamu meluruskannya dengan
kekerasan/paksa, pasti dia patah, dan jika kamu biarkan, dia tetap bengkok.
Oleh karena itu, berwasiat baiklah kamu terhadap wanita.'' (HR Muttafaq
Alaih-Riyadlus Shalihin, 148).
Di muka bumi ini, tidak ada agama yang sangat
memerhatikan dan mengangkat martabat kaum wanita selain Islam. Islam memuliakan
wanita dari sejak ia dilahirkan hingga meninggal dunia.Di dalam Alquran, Allah
SWT telah memberikan perhatian yang sangat khusus kepada kaum wanita. Terbukti
dalam Alquran terdapat surah An-Nisaa (perempuan/wanita).
Ada beberapa hal yang mendorong mengapa wanita
selalu menjadi sangat diperhatikan. Yang pertama, jumlah kaum wanita jauh lebih
banyak dari kaum pria. Perbandingannya adalah 1:4 (surah An Nisaa [4] ayat
37).Selanjutnya yang kedua, wanita adalah tiang negara. Artinya, tegak atau
runtuhnya negara akan sangat bergantung pada kaum wanitanya. Bila kaum
wanitanya sholihah (baik), negaranya pun baik. Sebaliknya bila kaum wanitanya thalihah
(jelek), negara bisa runtuh.
Wanita adalah kunci kebaikan suatu umat. Wanita
bagaikan batu bata, ia adalah pembangun generasi manusia. Jika kaum wanita
baik, maka baiklah suatu generasi. Namun sebaliknya, jika kaum wanita itu rusak
maka akan rusak pulalah generasi tersebut. Oleh karena itu, Islam meletakkan
wanita pada tempatnya, melindungi dan menghargai wanita. Wanita mempunyai nilai
dan fungsi yang tinggi dalam pandangan Allah bila mereka konsisten memegang
ajaran dan tuntunan Islam.
Bahwa Allah telah menciptakan laki-laki dan wanita
dari asal yang sama seperti termaktub dalam firman Allah: ''Hai sekalian
manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang
satu.'' (QS Annisa [4]: 1). Laki-laki dan wanita disamakan haknya untuk
mendapat balasan dari Allah berdasarkan amalnya. ''Barang siapa yang
mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedangkan ia orang
yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya
walau sedikit pun.'' (QS Annisa [4]: 124). Sehingga, tidak ada alasan untuk
merasa rendah menjadi seorang wanita, karena kedudukan utama yang diberikan
Islam kepada wanita mukminah.